Monthly Archives: December 2017

Sapere Aude Menjadi Terobosan Baru Mencetak Inovator Muda Mahasiswa FKIP

Category : berita

Surabaya, 30/12/2017. GYM (Gerakan Yuk Meneliti) menjadi salah satu ide segar menjadi laboratorium ilmiah mahasiswa FKIP dengan disiplin jurusan masing-masing. Acara Sapere Aude yang digagas oleh tim GYM berorientasi pada meningkatkan kualitas dibidang kreativitas dan inovasi mahasiswa yang nantinya luarannya dapat membarikan manfaat kepada kebutuhan masyarakat dan sekolah. Acara diselanggara selama dua hari pada tanggal 28 – 29 Desember 2017 di lantai 3 gedung At-Tauhid Tower.

Acara Sapere Aude ini diawali dengan kegiatan seremonial yang dihadiri oleh pimpinan dekanat FKIP UMSurabaya yakni Endah Hendarwati, SE.,M.Pd, Drs. Yarno, M.Pd dan Ratno Abidin, M.Pd.  Dalam kegiatan seremunial ini di awali oleh sambutan ketua GYM FKIP A. Hidayatullah, M.Pd melaporkan berkaitan jumalah mahasiswa FKIP yang ikut berkompetisi kurang lebih 72 produk inovasi mahasiswa yang terdiri dari prodi PBSI, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, PG-PAUD dan PG-SD.

Lebih lanjut ia menambahkan pentingnya sapere aude ini salah satu upaya untuk memfasilitasi mahasiswa mengesplorasi pemikiran untuk memunculkan ide segarnya dan mewujudkan pada bentuk produk inovasi yang terdiri dari sub tema inovasi pembelajaran, daur ulang, produk tepat guna dan media prod difable.

Maka dari 72 produk inovasi tersebut akan dipilih yang terbaik 10 produk inovasi. Adapun juri yang dihadirkan yakni Drs.Yarno,M.Pd (Wakil Dekan 1 FKIP) dan Junaidi Fery Efendi (Kepala BAKA UMSurabaya dan Founding PIM UMSurabaya) yang nanti akan menilai dari presentasi produk inovasi mahasiswa sesuai urutan dengan maksimal waktu 10 menit presentasi.

Endah Hendarwati, SE.M.Pd menyampaikan dalm sambutannya GYM ini merupakan salah satu program fakultas sebagai upaya mendorong mahasiswa untuk berkreasi sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing. Karena FKIP ini terdiri dari 6 prodi bagi yang sudah menciptakan inovasi harus berjuang untuk menjadi yang terbaik, sehingga dari sekian banyak produk ini menjadi icon kegiatan mahasiswa fkip untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif, tuturnya.

Ia juga memberi apresiasi pada kegiatan sapere aude ini yang orientasinya memicu mahasiswa terampil membuat karyanya yang pastinya menjadi salah satu bentuk dorongan kepada mahasiswa memiliki prestasi dibidang inovasi. Dari dekanata akan selalu support pada varian acara GYM kedepannya agar lebih solid lagi timnya agar memicu FKIP lebih baik lagi kedepanya, ujarnya.

(Suasana Presentasi Produk Inovasi Mahasiswa FKIP)

Selesai acara sambutan dilanjutkan dengan presentasi sebanyak 72 produk inovasi mahasiswa yang dibagi menjadi dua hari dalam proses presentasi produk. pada hari pertama kamis 28 Desember 2018 sebanyak 36 produk mahasiswa yang dipresentasi dengan alokasi waktu yang ditentukan kemudian selesai presentasi dikritisi atau diberi masukan dan juri menilai dari keunikan produk presentor masing-masing. Kemudian  pada hari kedua terdiri dari 38 produk yang dimulai dari pukul 08:00 wib secara bergantian dengan mikanisme presentasi sama dengan hari pertama. (Ari)


Pentingnya Pendidikan Bela Negara di Kampus

Category : berita

Surabaya 30/12/2017, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan menyelenggarakan kuliah umum yang bersamaan langsung dengan pembinaan dosen sehingga seluruh dosen dilingkungan kampus UMSrabaya diinstruksikan wajib hadir dalam mensukseskan acara kuliah tamu dengan tema “Pendidikan Bela Negara di Kampus” pada tanggal 13 Desember 2017 di Gedung G lanta 6 UMSurabaya.

Acara dilaksanakan pada pukul satu siang yang dihadiri seluruh dosen dan perwakilan dari ormawa dengan varian acara yang disepakati, maka secara langsung sambutan diawali oleh Rektor UMSurabaya Dr.dr.Sukadiono,M.M. Dalam sambutannya beliau menyampikan bahwa segala yang dilakukan dikampus tentunya berkaitan dengan keilmiahan dan pasti mengikuti sesutu itu berdasarkan sumber aslinya alias bisa dipertanggung jawabkan, tuturnya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di UMSurabaya itu menambahkan bahwa semakin banyak wawasan mahasiswa  semakain menjadi landasan khusus bagi mereka menjadi warga negara yang baik dan selalu membela negara mengharumkannya dengan berbagai upaya dan kreatifitasnya. Karena penanaman sejak dini berkaitan dengan nasionalisme atau yang sesuai dengan tema “bela negara di kampus” maka hal yang paling penting adalah memberi wawasan lebih kepada mahasiswa pentingnya menjadi warga negara yang baik dan selalu membela negaranya dari berbagai macam ancaman baik budaya maupun dari segi ideologi, tegasnya.

(Suasana kebersamaan Dr.dr.Sukadiono, MM, Drs.Muhammad Munir, Prof.Dr. Munir Mulkan, Dr.M.Ridlwan,M.Pd)

Ditengah – tengah acara kuliah tamu ini hadir pemateri Latnan Jendral TNI (Purn.) Drs. Muhammad Munir (Mantan waklil Kepala staf TNI angkatan darat). Dalam Kuliah tamu ini Muhammad Munir menyampikan bahwa garis besar bela negara yang dimaksud yaitu suatu bentuk keikutsertaan anak bangsa untuk membela negaranya atas serangan dari luar yang berkaitan dengan ancaman, tantangan dan lain sebagainya menjadi keharusan bagi anak muda, ujarnya. ‘

Munir melanjutkan kalau tanpa adanya sikap dan sifat yang kuat dalam diri anak bangsa tentunya tidak akan maksimal dalam kontek bela negara. Karena merujuk ke pasal 27 ayat 1 UUD 1945 “setiap warga negara berhak untuk bila negara. Sehingga yang menjadi pertanyaan kapan dilaksanakan?menurutnya yaitu proses pelaksanaan bela negara tentunya dilkukan bertahap tidak langsung sepenuhnya. Maka dalam konteks saat ini bagaimana keterkaitan dengan dengan PT atau Universitas? tentunya harus ada,Tegasnya.

keterkaitan atau kolaborasi bela negara dengan PT tentunya dapat menitik beratkan pada mahasiswa yang memilki jargon agent perubahan selalu kritis terhadap keadaan. Maka perguruan tinggi yang dimaksudkan adalah sebagai pencipta dan mendukung gagasan – gagasan baru yang nantinya merangsang, mendorong dan memplopori perubahan dan pembangunan bangsa dan negara, katanya.

Lalu materi yang kedua diisi oleh Nur Khulis Huda, M.Si, yang secara sederhana menyampaikan bahwa “Menjadi pemimpin untuk kelurga sakinah. Karena materi ini merupakan  permintaan untuk tidak menjadikan dari pimpinan yang gagap kurang cakap dalam kehidupan keluarga sehingga sangat penting harus ada manajemen kelurga digunakan dalam rangka menjadikan kelurga yang demokratis saling percaya, tuturnya. (Ari)


Peningkatan Karakter Anak Bangsa Melalui Sastra

Category : berita

Surabaya, (23/12/2017) Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia bekerja sama dengan Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mengadakan acara kuliah tamu bertema “Peningkatan Karakter Anak Bangsa Melalui Sastra”. Narasumber adalah Prof. Dr. Setya Yuwana Sudikan. M. A. Guru Besar Universitas Negeri Surabaya. Acara dilakksanakan di  Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya), di At-Tauhid Tower lantai 5.

Acara dibuka pukul 09.30 dan yang membuka acara adalah Wakil Dekan satu FKIP yaitu Drs. Yarno, M. Pd. Dilanjutkan dengan musikalisasi puisi dari semester lima mahasiswa PBSI, Drama semester satu mahasiswa PBSI, dan Penampilan tari dari semester tujuh mahasiswa PBSI. Lanjut acara inti kuliah tamu “Peningkatan Karakter Anak Bangsa Melalui Sastra”.

Acara dimoderatori oleh Dr. Ali Nuke Affandi, M.Si. dan dihadiri oleh  mahasiwa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa Indonesia beserta para dosen.

Gambar: Prof. Dr. Setya Yuwana Menerangkan pentingnya karakter

Prof Setya Yuwana mengilustrasikan dalam memberi materi tentang sesosok Kancil. Kancil merupakan binatang yang pintar, cerdik, tapi licik. “Karakter si Kancil ini tidak cocok bagi guru,” ujarnya. Karakter si Kancil, menurut Prof Setya Yuwana lebih disukai atau lebih pantas dipakai oleh pengusaha atau politikus. “Seorang guru tidak pantas memerankan diri sebagai si Kancil. Sebab dia harus pintar dan bijak.

Prof Setya Yuwana mengkritik sikap orang Indonesia yang lebih senang mengadopsi pemikiran dari Barat tentang pendidikan karakter. Tokohnya  adalah Lickona dari Amerika Serikat.Di Indonesia saja banyak tokoh yang menginspirasi dalam pendidikan karakter yaitu Ki Hajar Dewantara, Kiai Ahmad Dahlan, dan Kiai Hasyim Asy’ari,.

Pada intinya dalam pembelajaran sastra banyak sekali mengandung nilai  karakter didalamnya. Acara ditutup pada pukul 12.00 dan pemateri minta diputarkan lagu Using berjudul Kelangan (Insani)


Pentingnya Keterampilan Berfikir Kritis Dalam Kuliah Tamu Visiting Professor

Category : berita

Surabaya, 20/12/2017. Program studi pendidikan biologi fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan UMSurabaya menyelenggaragakan kuliah tamu “Visiting Professor” dengan tema penilaian “High Order Thinking Skills dalam Pembelajaran Biologi Kurikulum 2013 Revisi di Sekolah Sebagai Pengutan Kompetensi Calon Guru” di Gedung G lt. 6 Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Acara kuliah tamu dilaksanakan pada pukul 13.30 dengan pesrta seluruh mahasiswa biologi mulai dari angkatan 2014, 2015, 2016 dan angkatan 2017. Visiting professor yang dimaksud dalam kuliah tamu ini yaitu mendatangkan guru besar dari pascasarjana Unesa. Kemudian acara ini di awali sambutan Kaprodi yang diwakili oleh Asy’ari, S.Pd.,M.Pd dengan menyampaikan selamat datang atas kehadiran Prof. Dr. Muslimin Ibrahim, M.Pd selaku pemateri kuliah tamu.

Lebih lanjut Asy’ari menyampaikan bahwa acara kuliah tamu ini sangat penting untuk diselenggaran karena juga berkaitan dengan pembahasan penilaian HOTS yang juga ada kaitannya dengan kurikulum 2013 yang direvisi berkaitan dengan segi penilaiannya. Tentnya menurutnya Prof. Musilimin akan memaparkan lebih luar berkaitan dengan HOTS ini sehingga nantinya menjadi salah satu refrensi baigi mahasiswa yang memang orientasinya kedepan calon guru biologi, tuturnya.

Kemudian acara selanjutnya diberikan langsung kepada moderator Ibu Dr. Lina Listiana, M.Kes sebagai pemandu diskusi kuliah tamu oleh Prof. Dr. Muslimin Ibrahim, M.Pd. Dengan desain duduk melingkar menyerupai huruf U terlihat mahasiswa antosias mengikuti kuliah tamu sampai selesaikan. Prof. Muslimin secara berwibawa menyampaikan materinya dengan baik mulai dari pentingnya menggunakan keterampilan berfikir kritis atau dengan bahasa prof muslimin HOTS di dalam proses pembelajaran. Menurutnya keterampilan berfikir kiritis atau berfikir tingkat tinggi dapat dilakukan dengan menggunakan tes, tegasnya.

Suasana diskusi yang diisi oleh Prof. Dr. Muslimin Ibrahim, M.Pd

Salah satu cara yang baik untuk memaksimalkan tumbuhnya keterampilan berfikir kritis tidak hanya menggunakn “apa” dan “bagaimana” namun lebih dari itu yang dapt ditulis dengan mengandung dua variabel tau lebih. Sehingga dalam konteks ini menurutnya lebih menitik beratkan pada taksonomi Bloom dengan tingkatan mulai dari C1 pengetahuan, C2 pemahaman, C3 pencapaian, C4 analisis, C5 sintesis dan C6 evaluasi. Dan bagi guru menyiapkan pertanyaan yang lebih berfokus pada C5 dan C6 yang menunjukkan siswa menggunakan keterampilan berfikir tingkat tinggi, jelasnya.

Dengan kurang lebih dua jam Prof Muslimin menyampaikan materi terlihat tidak satupun mahasiswa yang jenuh namun terlihat antosias, karena materinya yang cukup menarik dengan berbagai ilustrasi percobat cara menjawab teka teki kemudian mereka bersemangat untuk menjawab teka-teki yang diberikan oleh Prof. Muslimin. Kemudian setelah penyampaian materi para mahasiswa antosias bertanya dengan berbagai varian pertanyaan kepada Prof. Muslimin untuk mendatkan jawaban logis dari beliau selaku pemateri kuliah tamu ini.

Prof. Dr. Muslimin Ibrahim dengan gambalang menjawab berbagai pertanyaan dari para mahasiswa biologi sehingga mereka dengan senang hati menerimanya dari jawaban pemateri. Disatu sisi bahwa menurut pemateri mengajar biologi tidak hanya bersifat teoritis namun juga terintegrasi dengan disiplin ilmu yang lain seperti agama. Terutama karakter siswa yang menjadi ukuran keberhasilan yang menjadi bekal sebagai penerus bangsa kedepannya, ujarnya. (Ari)


Pelatihan Dasar Organisasi Mahasiswa (PDOM) Berjiwa Pemimpin

Category : berita

Surabaya, 22 November 2018, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia telah mengadakan acara tahunan yaitu Pelatihan Dasar Organisasi Mahasiswa (PDOM). Tujuan acara PDOM yaitu mendiklat mahasiswa baru tahun ajaran 2017 agar terbentuk jiwa Pemimpin yang terintegrasi dengan Pancasila. Acara PDOM diselenggarakan pada Jum’at, 15 Desember 2017 sampai 17 Desember 2017 acara ini dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa  Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia semester 3, 5 dan 7 bahkan ada alumni beserta dosen yang hadir. Acara PDOM tahun ini diselenggarakan di villa cemara (Padusan, Mojokerto, Jawa Timur).

Pengkondisian acara PDOM 2017 di Aula kampus Universitas Muhammadiyah Surabaya, kegiatan ini dilaksana pada pukul 07.00-08.00, yang dilakukan dalam pengkondisian ini yaitu a. mengchek kehadiran peserta b. Mengelist peralatan apa saja yang dibawa. Pelepasan PDOM 2017 yang di laksanakan di kampus Universitas Muhammadiyah Surabaya bertempatan di Gedung At Tauhid lantai 904. Pembukaan PDOM ini disahkan dengan berbagai sambutan pihak, yaitu sambutan dari ketua pelaksana PDOM, sambutan dari Kahima Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Sambutan oleh kaprodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia serta sambutan oleh Wakil dekan 1 Drs. Yarno, M. Pd sekaligus melepaskan peserta PDOM 2017.

Persiapan Acara Hima Prodi PBSI

Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia sangat antusias dalam mengikuti setiap kegiatan PDOM yakni dihadiri oleh 65 mahasiswa yaitu 23 peserta PDOM (Mahasiswa Baru), 42 panitia dari semester 3 dan 5 serta ada 4 alumnus PBSI tahun 2016 dan 1 alumnus tahun 2017. Dosen dosen pendidikan bahasa dan sastra Indonesia juga aktif dalam menyambut dan memberi materi kepada peserta PDOM ada 8 dosen yang menghadiri yaitu pak suher, pak insani, bu fatin, bu pheni, pak panji, pak ali, pak ngatmain, pak yarno dan aris. Antusias tesebut tak datang dari keluarga pendidikan bahasa dan sastra Indonesia juga namun prodi pendidikan biologi dan pendidikan matematika juga turut hadir dalam kegiatan PDOM. Ketua hima prodi biologi saudari Munawaroh beserta 3 temannya hadir mengunjungi di acara PDOM serta Katua hima Pendidikan Matematika M. Amiru Latif beserta temannya datang mengunjungi acara tersebut.

Adapun kejadian unik yang tidak mampu kita lupakan dalam acara PDOM 2017 yaitu kekompakan panitia dan peserta PDOM saat menjelajahi pos-pos dalam kegitan berlangsung. Saat penitia member sedikit tantangan fisik dan mental terhadap peserta PDOM untuk membasahi diri dalam aliran air di bawah jalan raya padusan peserta didik justru tertantang dan bahagia saat bisa mandi/membasahi diri jeburan di dalam aliran air tersebut. Kebahagian tersebut terlihat saat peserta berkata kepada panitia ‘kak seger airnya’ serta tawa girang semua peserta saat berada didalam air.

Setelah berakhirnya acara penutupan acara pun dilakukan dengan pembagian hadia kepada kelompok terbaik yaitu di menangkan oleh kelompok pertama dengan julukan nama kelompok Gus Mus (sastrawa Mustofa Bisri) ketuanya yaitu Nurul Hidayat dan ada 4 anggota. (Insani)

 


Great and Meat (GAMET) Sebagai Ajang Silaturrahmi di Villa Pacet

Category : berita

Surabaya 25/28/20`7,  Himpunan Mahasiswa Biologi fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surabaya mengadakan acara kaderisasi dan edukasi kepada seluruh mahasiswa baru 2017 di Prodi Biologi. Yang mana diberi nama dengan sebutan GAMET (Great and Meat), acara tersebut dilaksanakan pada 24-26 November 2017, Pacet.

Acara pengkaderan yang di ikuti oleh seluruh Mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi berjumlah sekitar lebih dari 100 mahasiswa, ini merupakan acara yang wajib dilaksanakan setiap tahunnya pasca mahasiswa baru masuk yang mana dilaksanakan  oleh himpunan Mahasiswa Biologi UMSurabaya. GAMET melahirkan embrio-embrio baru bagi keanggotaan di HIMA maupun di Prodi biologi sebagai roda penggerak yang aktif, inovatif serta kompetitif.

Kegiatan ini di hadiri oleh perwakilan dari fakultas, yang di wakili oleh Wakil Dekan 2 FKIP Ratno Abidin M.Pd, selain itu juga di hadiri kaprodi, sekprodi dan seluruh Dosen Pendidikan Biologi. Ada pun juga para alumni-alumni yang masih berantusian hadir dan ikut mensukseskan acara gamet tersebut. GAMET merupakan media sebagai ajang silaturahmi bagi para mahasiswa dengan alumni dan juga kepada dosen.

Dalam kegiatan gamet yang dilaksanakan pada hari jum’at-ahad lalu memberikan dampak yang positif bagi pada peserta maupun panitia, kegiatan-kegiatan didalamnya berisi keagamaan, keilmuan, kewirausahaan dan keorganisasian. Dimana mahasiswa didorong untuk memahami agama dari sudut pandang yang berbeda-beda, kemudia dari segi keilmuan tetap pada jalurnya yang mana materi yang di sampaikan menyinggung yang berkaitan dengan biologi, kemudian dari segi kewirausahaan yang mana materi yang di sampaikan mengenai pengelolahan  dan pemasaran karena dalam bidang biologi itu sendiri banyak sekali peluang untuk mengembangkan sumber daya alam yang ada, dan yang terakhir yaitu keorganisasian yang mana dalam membentuk jiwa aktifis mahasiswa yang kritis. (Mona)


FOLLOW UP TERAPI VISI IMM BLUE SAVANT ADAKAN KEGIATAN BAKTI SOSIAL PEDULI KAMPUNG NELAYAN

Category : berita

Surabaya, 17/12/2017. Blue Savant peduli Kampung Nelayan merupakan kegiatan Follow Up Terapi Visi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah FKIP komisariat Blue Savant. Kegiatan yang dimulai pada jum’at 15/12/2017 ini dibuka oleh immawan Haqiqi dari IMM Cabang Surabaya. kegiatan yang bertemakan “jalin Silaturrahim Tingkatkan Kepedulian Menuju Desa Berkemajuan” ini memiliki serangkaian kegiatan yaitu: malam keakraban kader baru dan BPH, Aksi Sosial Blue Savant peduli pesisir, Peresmian rumah baca Blue Savant, pembagian sembako, Tabligh Akbar, sosialisasi dan cek kesehatan, dan pentas seni.

Sabtu 16/12/2017 kegiatan aksi sosial dilakukan dengan seluruh kader baru dan BPH terjun langsung untuk membantu warga kampung nelayan mulai dari membantu mengolah hasil laut sampai membuat makanan yang siap untuk dijual.

Suasana Mahasiswa Bantu Ibu Nelayan

Kegiatan dilanjutkan dengan peresmian “Rumah Baca Blue savant” yang diresmikan oleh bapak Zainal Arifin selaku ketua pimpinan ranting muhammadiyah Sukolilo yang juga dihadiri oleh kepala sekolah SD muhammadiyah Surabaya. Syakhroni selaku ketua pelaksana Follow up terapi visi 2017 berharap “Dengan adanya rumah baca blue savant ini adik-adik kampung nelayan menjadi generasi yang gemar membaca buku dan memperluas wawasan mereka”.

Kegiatan malam diisi dengan tabligh akbar dilaksanakan di masjid sukolilo, dengan mendatangkan pemateri Dr. M Arfan Muammar selaku dosen Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah surabaya. kegiatan tabligh akbar ini mendapatkan antusias yang cukup besar dari warga kampung nelayan.

Ketua komisariat IMM Blue savant Yusmi Azian menuturkan bahwa “Kegiatan ini adalah kegiatan yang menarik dan positif karenamahasiswa diterjunkan langsung dan berbaur dengan masyarakat. Hal yang menarik dari kegiatan ini yaitu diresmikanya rumah baca Blue savant, yang dimana sesuai dengan cita-cita IMM untuk mencerdaskan bangsa. Semoga dengan dengan adanya rumah baca di SD Bahari siswa lebih meningkatkan semangat membaca”.

Ahad 17/12/2017 kegiatan follow up terapi visi dilanjutkan dengan cek kesehatan dan dilanjutkan dengan pentas seni oleh adik-adik kampung nelayan. Dengan semangat mereka ngantri cek kesehatan masing-masing dengan berbagai kondisi kesehatannya. Kemudian dilnjutkan dengan pentas seni yang sudah didesain oleh oleh panitia. (fa’iz azmi)



Buku Panduan Skripsi FKIP UMSurabaya

Category : pengumuman

Buku Panduan Skripsi FKIP UMSurabaya

Donwload PEDOMAN SKRIPSI 2017


Buku Panduan Proposal GYM FKIP 2017

Category : pengumuman

Panduan Proposan  GYM FKIP 2017

Donwload  Gerakan Yuk Meneliti -proposal