Kongres I APS-PG-PAUD di UAD Jogyakarta

Kongres I APS-PG-PAUD di UAD Jogyakarta

Category : berita

Surabaya, 20/02/2018. Perwakilan dari dosen PG-PAUD FKIP UMSurabaya berkesempatan mengikuti kongres yang dilasaknakan pada tanggal 9 – 11 Februari 2018 di Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan (UAD) dengan peserta 23 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) Se-Indonesia yang mengambil tema “Revitalisasi Kurikulum Pendidikan Tinggi Standar Nasional Pendidikan Tinggi”.

Dalam sambutan pembukaan Prof. Dr. Harun Joko, M.Hum. FKIP-LPTK harus mendesain ulang dengan terobosan yang inovatif kalau tidak ingin ditinggalkan customer (mahasiswa). Menjual kurikulum tidak cukup efektif. Upaya yang perlu dilakukan adalah membekali dosen yang bermartabat mempunyai keunikan, keunggulan dan ghiroh, tegasnya

Acara Kongres ini dibagi menjadi tiga komisi yang meliputi Komisi A (CPL dan Kurikulum) , Komisi B (Magang/PLP) dan komisi C (RPL). Dosen PG-PAUD diharapkan mempunyai semangat penelitian dengan topik-topik unggulan saran ketua Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK).

(Foto Pembicara Kongres 1 Asosiasi PG-PAUD PTM se-Indonesia)

Kongres  yang pertama ini menghasilkan antara lain : Revitalisasi Kurikulum yang meliputi CPl, PRL dan magang (PLP 1, 2 dan 3). Student mobility yaitu mengirim mahasiswa untuk belajar ke perguruan tinggi muhammadiyah yang tersebar di-Indonesia. Mendorong dosen muda untuk studi lanjut S-3 dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja sebagai dosen yang profesional.

Lebih lanjut hasil dari kongres ini juga menghasilkan Festival/ gebyar PGPAUD. Seminar penelitian/ seminar nasional bersama PTM. Membuat MoU antar PTM. Mempersiapkan rencana musyawarah nasional (munas) yang akan dilaksankan bulan Agustus 2018. Diomohon dosen pgpaud PTM memperhatikan TK/KB/TPA Aisyiyah disekitar kampus dan Membekali mahasiswa untuk selalu berkreatifitas.

Dari kesempatan mengikuti kongres ini menurut Drs.Wahono, M.Si selaku kaprodi PG-PAUD FKIP UMSurabaya menjadi salah satu upaya menghasilkan informasi dalam rangka mendorong kualitas dosen yang profesional dan terus dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Berharap dengan Akreditasi B ini nantinya bisa meningkat lagi ke akreditasi BAN-PT (A), tuturnya. (Wahono/Editor)

 


Leave a Reply