PENTINGNYA MEMBANGUN KREATIVITAS DAN INOVASI PENDIDIKAN DI ERA DISRUPSI

PENTINGNYA MEMBANGUN KREATIVITAS DAN INOVASI PENDIDIKAN DI ERA DISRUPSI

Category : berita

Endah Hendarwati, SE.,M.Pd Dekan FKIP UMSurabaya

Dr. Isa Anshori, M.Si Dekan FAI UMSurabaya

(Surabaya, 17/04/2014) momentum kali pertama yang diakukan oleh  FKIP bekerjasama dengan FAI UMSurabaya dengan mengagendakan kuliah tamu di Gedung At-Tauhid Tower Lt. 13 UMSurabaya. Dengan era disruptif saat ini membangun budaya kreatifitas  dan inovasi untuk dapat bertahan menghadapi itu semua. salah satu pola yang dibangun sebagai sarana edukasi kepada peningkatan ilmua pengetahuan dan teknologi, maka dengan cara melakukan visiting profesor dengan tema “E-Learning & Digital Education Technology to Empower Creativity and Innovation in the Distrustive Era”, oleh Asosiate Prof. Dr. Maimun Aqsha Bin Abdil Lubis dari UKM (Universitas Kebangsaan Malaysia).

Era teknologi digital saat ini sudah tidak asing lagi terkait dengan kemajuan teknologi dan menjadi kebutuhan primer dalam dinamika kehidupan sehari-hari. Nilai edukasi yang harus dibangun pada era milinial saat ini harus tidak canggung dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi digital. Desain pembelajaran barang tentu sudah tidak asing dengan perkembangan teknologi. Tinggal bagaimana kita sebagai kaum pembelajar mendesain pembelajaran berbasis teknologi sehingga berefek pada efektifitas pembelajar secara berkelanjutan.

Acara ini menjadi mement yang tepat untuk membuka kerangka berfikir yang kreatif dan inovatif kepada seluruh dosen dan mahasiswa FKIP dan FAI Universitas Muhammadiyah Surabaya dalam rangka menghadapi era disrupsi saat ini. Karena perkembangan teknologi digital saat ini bukan hanya sekedar membuat desain pembelajaran parsial namun benar-benar menjadi pembentukan karakter dalam menggapai tujuan hidup seorang. Karena era saat ini dikenal dengan sebutan “Innovatin of Desruption Era”.

Dekan FAI UMSurabaya Dr. Isa Anshori, M.Simenyampaikan kuliah umum ini sebagai agenda rutin Fakultas Agama Islam juga sebagai sarana bagai dosen dan mahasiswa untuk terus menambah ilmu pengetahuan baru. Menurutnya kegitan kali pertama ini berkerjasama dengan FKIP yang didesain sebagai upaya menambah wawasan pengetahuan mengenai bagaimanadi era disprusi ini pendidikan agama islam tidak hanya persoalan metode pembelajaran yang harus didesaign sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini, tetapi yang paling penting bagaimana pendidikan agama islam yang diajarkan dapat menjadi guidence dalam menghadapi hidup real dan membentuk karakter anak tanpa harus ketinggalan dengan perkembangan teknologi digital saat ini.

Lebih lanjut dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Indah Hendarwati, SE.,M.Pd menyampaikan dengan begitu semangat bahwa menurutnya acara ini mencoba untuk membangun pola kegitan dengan bekerjasama dengan FAI mendatangkan Prof. Dr. Maimun dari Malaysia sebagai upaya membangun nilai edukasi kepada seluruh mahasiswa dan dosen untuk terus berinovasi dalam rangka mengahadapi era diprupsi saat ini. Menurutnya kami dari FKIP dengan FAI berkomitmen untuk terus berupaya membangun budaya inovasi ditingkat fakultas masing-masing yang pada saat ini perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi begitu pesatnya. Maka bagaimana terus mencari cara pendidikan yang diselenggarakan di Fakultas menjadi koopratif dengan teknologi.

Acara ini juga di pamerkan dari berbagai produk inovasi mahasiswa FKIP dan FAI sebagai bentuk apresiasi kepada mahasiswa yang terus bersemangat melakukan inovasi dalam kategori, inovasi tepat guna, inovasi media pembelajaran dan inovasi daur ulang. Maka kegiatan ini diupayakan untuk terus menumbuh kembangkan sikap kreativitas dan inovasi mahasiswa lebih-lebih kepada seluruh dosen sebagai fasilitator mahasiswa untuk tidak henti-hentinya mendampingi mahasiswa terus berinovasi. (Admin)


Leave a Reply