Inovasi Pembelajaran di Era Distrupsi Menjadi Bermakna dalam Proses Pembelajaran

Inovasi Pembelajaran di Era Distrupsi Menjadi Bermakna dalam Proses Pembelajaran

Category : berita

Surabaya, 18/04/2018. Kerjasama FKIP dengan FAI UMSurabaya membuat acara kuliah umum berjalan lancar sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Acara dilaksanakan mulai pukul 09:00 wib dengan serangkaian pertunjukan yang disumbangkan langsung oleh mahasiswa. dengan tema “E-Learning & Digital Education Technology to Empower Creativity and Innovation in the Distrustive Era”, oleh Asosiate Prof. Dr. Maimun Aqsha Bin Abdil Lubis dari UKM (Universitas Kebangsaan Malaysia) di Gedung At-Tauhid lantai 13 UMSuarabaya.

Terlihat semangat peserta mahasiswa dan dosen memenuhi kursi mengikuti kuliah umum dengan Lantunan suara Qiro’ah yang dibawakan oleh salah satu mahasiswa yang dari Thailand membawa pada suasana sangat istimewa. Dengan sambutan yang diawali oleh Wakil Rektor 2 Dr. Ridlwan, M.Pd menyampaikan dengan lugas bahwa era saat ini dengan perkembangan teknologi internet kedepan pembelajaran tentu berbasis teknologi alias E-learning. Sebagai dosen harus bisa memanfaatkan perkembangan teknologi internet sebagai sarana pembelajaran yang lebih efektif.

 

Pameran Produk Inovasi Mahasiswa FKIP dan FAI UMSurabaya

Lebih lanjut Wakil Rektor 2 menmbahkan era distrupsi saat ini harus terus melakukan inovasi-inovasi khususnya kita sebagai orang pendidikan baik dosen maupun mahasiswa sebagai tenaga mengajar harus terus mampu trobosan baru dalam menghadapi era yang sangat pesat kecanggihan ilmu pengetahuan dan teknoliginya. Dunia kampus yang memang sebagai tempat belajar mahasiswa terus memberikan pelayanan kepada mahasiswa untuk mengaktualisasikan dirinya secara maksimal dengan memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran yang tepat.

Prof. Dr. Maimun Aqsha Bin Abdil Lubis dari UKM sebagai pemateri sebelum masuk pada materi inti menyampaikan teruslah melangkah tanpa henti walaupun dikala jatuh dan harus mampu bangkit kembali. Pendidikan harus mampu menterjemahkan pedagogi sebagai standart innovation dalam proses pembelajaran. Dalam konteks manajemen education sistem indonesia masih relatif jauh dari USA dan Eropa, karena mereka dari segi pendidikan sangat pesat berkembang.

Foto Bersama Dekan FKIP dan FAI dengan Prof. Dr. Maimun Aqsha Bin Abdil Lubis 

Era disruptif saat ini merupakan era perubahan yang membawa manusia pada kondisi serba ada dengan basis kecanggihan teknologi. Revolusi industri menjadi salah satu tumbuh kembangnya ilmu pengetahaun dan teknologi yang menggantikan tenanga manusia beralih menggunakan mesin. Oleh karena itu pentingnya dosen mengarahkan kepada mahasiswa untuk menfasilitasi kemampuannya berfikir reflektif dalam menciptakan media pembelajaran yang yang inovatif.

Karena menurut Prof. Dr. Maimun bahwa pendidikan meliputi integrasi antara kurikulum, strategi, pendekatan dan teknik. Maka apabila yang dari komponen itu berjalan dengan beriringan dam berbasis teknologi yang nantinya mampu memanfaatkan kecanggihan teknologi menjadi salah satu bagian dari pendidikan yang lebih efektif dan mampu mendongkrak kemajuan pendidikan berbasis teknologi di indonesia. (Ari)

 


Leave a Reply