Mahasiswa Biologi UMSurabaya Lakukan Observasi Ekosistem Taman Nasional Baluran

Mahasiswa Biologi UMSurabaya Lakukan Observasi Ekosistem Taman Nasional Baluran

Category : berita

Surabaya (21/05/2018) mahasiswa biologi angkatan 2015 FKIP UMSurabaya selama 3 hari seharian penuh menyusuri perjalanan dengan medan yang relatif rumit tidak patah semangat Mahasiswa untuk melakukan observasi biodiversitas mahluk hidup yang ada di Taman Nasional Baluran yang terletak di Kabupaten Situbondo Sitobondo pada Kamis-sabtu 10-12 Mei 2018.

Sebanyak kurang lebih 19 mahasiswa yang didampingi oleh 3 dosen yang diantaranya adalah Dr.Wiwi Wikanta, M.Kes, Sitta Amaliah, S.Si.,M.Si, dan Asy’ari, S.Pd.,M.Pd. Perjalanan dari Surabaya yang kurang lebih 9 jam ke Baluran menjadi terkesan tidak jauh dari antusiasme mahasiswa yang mengetahui situasi dan suasana baluran yang menurut banyak orang sangat indah dan natural.

Keanekaragaman hayati yang begitu tinggi serta dengan lingkungan yang masih alami dari taman dengan luas 25.000 hektar ini menjadi tujuan sekaligus tantangan tersendiri bagi pengunjung yang masuk ke dalamya menikmati suasana yang begitu nyaman dan indah. Tidak hanya itu daya tarik dari zona-zona seperti Pantai Bama dengan Hutan Mangrove serta Padang Savana Bekol menjadi daya tarik untuk mahasiswa melakukan observasi ekologi yang ada di dalmnya.

Mahasiswa Melakukan Pengamatan Biotik dan Abiotik di hutan magrove

Seperti yang dilakukan oleh mahasiswa Biologi UMSurabaya yang melakukan study Praktik Kuliah Lapangan (PKL) yang diadakan selama 3 hari (10-12 Mei 2018) kemarin, para mahasiswa ini melakukan observasi terhadapt biodiversitas tumbuhan di hutan mangrove, observasi Savana (Padang Rumput), Pengamatan Lamun di Pantai Bama dan Pemantauan Biodiversitas Flora yang ada di sana seperti  Banteng (Bos javanicus), Rusa Timor (Rusa timorensis), Kijang (Munticus muntjak), Merak Hijau (Pavo muticus) dan Ayam Hutan-hijau (Gallus gallus).

Orientasi kegiatan melakukan study Praktik Kuliah Lapangan (PKL) dilakukan agar Menambah wawasan lingkungan mahasiswa tentang biodiversitas kehidupan makhluk hidup yang ada di Taman Nasional Baluran. Bahwa lingkungan yang ada di Indonesia ini tidak harus dieksploitasi keberadaannya namun di harus budidayakan dan dijaga kelangsungan siklus kehidupan yang ada.

Kegiatan Pengamatan Lamun di Pantai Bama Baluran

Kegiatan Praktik Kuliah Lapangan (PKL) ini rutin dilakukan oleh Prodi pendidikan Biologi setiap tahunnya bagi mahasiswa biologi yang sedang menempuh mata kuliah Ekologi, hal ini dilakukan agar mahasiswa punya pengalaman pengetahuan secara langsung tentang biodiversitas makhluk hidup dan interaksinya terhadap lingkungan secara langsung. Agar mahasiswa tidak hanya berorientasi pada teori saja” Ungkap Asyari, M.Pd selaku dosen pembimbing mata kuliah ekologi.

Hal lain juga disempaikan oleh Nur Shoimah salah satu mahasiswa biologi yang mengungkapkan kesenangannya terhadap diadakannya kegiatan ini. Sulit diceritakan mulai dari awal sampai ke TKP memanfaatkan waktu berfoto ria sebelum melakukan pengamatan, dengan menikmati suasana gunung yang dimodifikasi oleh aliran awan yang berada disamping gunung sehingga terlihat indah menawan, tuturnya.

Lebih lanjut, Suci menyampaikan Rasanya senang sekali diadakan kegiatan seperti ini, karena kami mahasiswa dengan diberi kesempatan mengamati secara langsung  ada kesan tersendiri dan materi yang diajarkan selama perkuliah dikelas menjadi lebih mudah dipahami”. Karena denga  pengamatan langsung seperti ini mahasiswa mampu memahami kehidupan mahluk hidup baik secara abiotik maupun biotik, Ujarnya. (Diah/Editor)


Leave a Reply