Surabaya, 20/12/2016, mahasiswa biologi melakukan observasi di taman Nasional Baluran dalam memenuhi tugas praktikum mata kuliah ekologi yang diampuh oleh tim dosen Dr.Wiwi Wikanta, M.Kes dan Sita Amalia,S.Si.,M.Si. Acara observasi ekosistem ini merupakan rutinitas setiap tahun oleh mahasiswa semester lima yang menempuh mata kuliah ekologi. Observasi dimulai dari ekosistem lamun pantai, ekosistem mangrove, ekosistem hutan, dan ekosistem savasana yang dilaksanakan mulai dari hari jum’at tanggal 16 – minggu tanggal 18 Desember 2016.

Acara observasi ekosistem didampingi oleh tim dosen pendidikan biologi sebanyak empat orang untuk mengarahkan berlangsungnya acara observasi ekosistem. Penginapan disediakan tiga basecamp satu untuk mahasiswi, kedua untuk mahasiswa dan basecamp yang ketiga untuk para dosen. Pada acara pembukaan Sita Amalia,S.Si.,M.Si dalam sambutannya menyampaikan kepada mahasiswa biologi angkatan 2014 terkait persiapan pengamatan yang akan dilaksanakan. Menurutnya harus selalu kompak disetiap kelompoknya masing-masing sesuaikan dengan buku petunjuk pengamatan yang dimiliki, ujarnya.

Drs. Abdul Ghoni, M.Kes mengarahkan sebelum mulai pengamatan harus dipersiapkan alat dan bahan, kemudian harus solid bekerjasama dengan team, sehingga dapat menyelesaikan pengamatan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Dosen lima anak itu menambahkan diupayakan berhati-hati ketika melakukan pengamatan ekosistem, dan membawa jas hujan untuk mengantisipasi turunnya hujan agar mengamatan yang dilakukan tetap berlangsung, tegasnya.

Pada hari sabtu setelah shalat subuh para mahasiswa memulai pengamatan ekosistem lamun. Menurut salah satu dosen pembimbing Sita Amalia pengamatan lamun dipantai mahasiswa dibagi menjadi 4 kelompok dengan alat yang dipersiapkan masing-masing. Sebagaian ada yang menulis data dan sebagian yang lain melakukan pengulangan sebanyak lima kali pengulangan.

Setelah sarapan pagi mahasiswa melanjutkan pengamatan ekosistem mangrove yang didampingi oleh tim dosen langsung dilapangan. Pada pengamatan mangrove mahasiswa dibagi menjadi dua kelompok dengan mengobservasi terkait ketinggian dan diameter mangrove. Kamalia Rahmayati, S.Pd menyampaikan bahwa ekosistem mangrove yang dijadikan tempat observasi sangat natural dengan waduk dipinggirnya, sehingga mahasiswa sangat semangat dalam pengamatannya dan sesuai dengan jadwal yang dtentukan, imbauhannya.

Selesai pengamatan mangrove mahasiswa ishoma, kemudian dilanjuatkan pengamatan ekosistem hutan yang dibangi menjadi dua kelompok kemudian dilanjutkan pengamatan ekosistem savanna dibagi empat kelompok. Kemudian selesai pengamatan kembali ke basecamp masing-masing untuk merekap semua hasil pengamatan dan dipresentasikan dari masing-masing kelompok malam harinya.

Iwan salah satu dari mahasiswa biologi menyampaikan bahwa pengamatan di taman Nasional Baluran Banyuwangi sangat mengesankan, Karena banyak mendapatkan pengalaman-pengalaman didapatkan yang belum ada di lingkungan kampus UMSurabaya saat pembelajaran.  Sehigga Dian menambahkan bahwa mulai dari pengamatan pagi hari sampai sore kami tetap semangat Karena tempatnya yang natural dan juga pemandangannya sangat indah, tegasnya. (Ari)