By : admin

Ada sesuatu yang menarik jika melihat sejarah di Indonesia. Dimulai tanggal 28 Oktober 1928 dimana pemuda-pemuda di seluruh penjuru negeri berkumpul untuk melahirkan Sumpah Pemuda, disanalah salah satu awal persatuan bangsa Indonesia. Dilanjutkan pada tanggal 16 Agustus 1945 dimana perseteruan kaum muda dan tua dalam memutuskan kemerdekaan Indonesia hingga mucullah persitiwa rengas dengklok yang diinisisasi oleh para pemuda sebagai embrio kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945. Dilanjutan dengan inisiasi pemuda dalam trikora, dan yang terakhir adalah reformasi 1998. Sejarah mencatat peran pemuda sangat penting dalam progresivitas perkembangan negara.

Berangkat dari hal di atas Himpunan Mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Surabaya (HIMASDA) UMSurabaya melaksanakan Gemara 2019. Acara ini merupakan acara rutin yang dilaksanakan setiap tahun untuk mahasiswa baru dengan tujuan pembentukan karakter kebangsaan dan karakter kepemimpinan. Gemara 2016-2018 dilaksanakan di Pacet dan Trawas Mojokerto namun ada pelaksanaan kali ini dilaksanakn di sebuah Vila di Wonosalam Jombang.

Acara dibuka dengan materi kepemimpinan oleh Ka HIMA PGSD Muh. Fajar Gemilang untuk memberikan wawasan kepada seluruh mahasiswa baru sebagai anggota himpunan baru yang nantinya pasti juga akan aktif dan berkiprah dalam organisasi tentang AD dan ART HIMAPSDA. Kegiatan tersebut dilaksanakn di ruang 1003 gedung At-Tauhid Tower UMSurabaya.

Acara dilanjut pada hari Sabtu 16 November 2019 di Jombang mahasiswa mengasah kemampuan bersosialisasi dan pengkarakteran mandiri dengan mengikuti beberapa rangkaian kegiatan diantaranya adalah : (1) materi “Guru Berkarakter di Era Milenial” oleh Kaprodi PGSD UMSurabaya, (2) malam inagurasi, (3) Ketangkasan dan OutBond. Acara ini setiap tahunnya dikemas dalam rangkaian kegiatan yang mendidik dan jauh dari kesan “bullying” yang biasanya diterima oleh para mahasiswa baru. Bahkan disini mereka semakin bisa mengakrabkan diri dengan para Senior dan semua peserta baik mahasisw abaru dan panitia sama-sama tinggal di barak yang teah disediakan oleh pihak Villa. Jadi tidak ada perbedaan antara peserta dan panitia karena sejatinya peserta dan panitia sama-sama belajar dalam hal ini begitu disampaikan oleh ketua panitia kegiatan.

Selain sebagai tempat pengkaderan organisasi mahasiswa, kegiatan GEMARA juga sebagai tempat sosialisasi kembali visi dan misi program studi yang dalam pencapaiannya harus melibatkan semua civitas kademika prodi PGSD UMSurabaya baik dari unsur ketua prodi, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh mahasiswa. Jadi dalam momen ini juga disampaikan strategi-strategi yang diterapkan prodi dan perlu kesiapan dan keaktifan dari mahasiswa dalam perencanaan dan pelaksanaannya kedepannya (Fitroh Setyo Putro Pribowo).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *